Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bank Sultra Kendari dan BI Buka Layanan Penukaran Uang Baru untuk Lebaran

Monday, 24 March 2025 | March 24, 2025 WIB Last Updated 2025-03-24T11:55:37Z


KENDARI - TRANSJURNAL.com -
Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2025, permintaan masyarakat terhadap uang pecahan baru semakin meningkat. Untuk memenuhi kebutuhan ini, Bank Sultra Cabang Utama Kendari bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) membuka loket penukaran uang baru. 


Layanan ini berlangsung dalam tahap akhir pada 24 hingga 25 Maret 2025, mulai pukul 09.00 WIB di kantor cabang utama Bank Sultra Kendari.


Program penukaran uang baru ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Sejak pagi, warga tampak antusias mengantre untuk mendapatkan uang pecahan baru yang biasa digunakan sebagai THR (Tunjangan Hari Raya) bagi keluarga dan kerabat. Untuk memastikan proses berjalan lancar dan tertib, masyarakat diimbau melakukan pendaftaran melalui situs resmi Bank Indonesia, PINTAR BI (https://pintar.bi.go.id).


Setiap warga yang ingin menukarkan uang dibatasi maksimal Rp4,3 juta, sesuai ketentuan Bank Indonesia. Penukaran ini mencakup.


Uang Pecahan Besar (UPB).

30 lembar pecahan Rp50.000

25 lembar pecahan Rp20.000

Uang Pecahan Kecil (UPK).

100 lembar uang Rp10.000

200 lembar uang Rp5.000

100 lembar uang Rp2.000

100 lembar uang Rp1.000.


Dengan pembagian ini, masyarakat bisa mendapatkan uang dalam berbagai pecahan sesuai kebutuhan, baik untuk transaksi sehari-hari maupun sebagai hadiah bagi keluarga saat Lebaran.


Direktur Utama Bank Sultra, Abdul Latif, mengungkapkan bahwa program ini adalah bagian dari komitmen bank dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat.


"Kami memahami bahwa menjelang Lebaran, kebutuhan masyarakat akan uang pecahan baru meningkat signifikan. Oleh karena itu, kami bersama Bank Indonesia menyediakan layanan ini agar masyarakat bisa mendapatkan uang pecahan dengan lebih mudah, aman, dan tertib. Kami juga mengimbau agar masyarakat melakukan pendaftaran terlebih dahulu melalui aplikasi atau situs resmi BI guna menghindari antrean panjang dan memastikan pelayanan yang lebih cepat," ujar Abdul Latif.


Tak hanya itu, Bank Sultra juga telah menyiapkan loket khusus dengan petugas yang sigap melayani masyarakat. Demi kenyamanan dan keamanan, pihak bank memastikan bahwa setiap transaksi dilakukan sesuai prosedur yang ditetapkan oleh Bank Indonesia.


Bank Sultra Cabang Utama Kendari menjadi salah satu dari 20 bank di Sulawesi Tenggara yang turut serta dalam program ini. Hal ini menunjukkan pentingnya layanan penukaran uang baru dalam mendukung kelancaran transaksi masyarakat selama bulan Ramadan dan Idul Fitri.


Bank Indonesia juga memastikan bahwa seluruh uang yang disediakan dalam layanan ini dalam kondisi layak edar dan terjaga kualitasnya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan masyarakat menerima uang baru yang benar-benar memenuhi standar kelayakan dan keamanan.


Salah satu warga Kendari, yang enggan dipublikasikan namanya mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan penukaran uang ini.


"Setiap tahun saya selalu menukarkan uang baru untuk dibagikan kepada anak-anak dan keluarga saat Lebaran. Dengan adanya layanan dari Bank Sultra dan BI, saya merasa lebih aman dan nyaman karena bisa menukar uang secara resmi tanpa khawatir mendapatkan uang palsu," ujarnya.


Di sisi lain, Bank Indonesia mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap jasa penukaran uang yang tidak resmi, terutama yang menawarkan layanan di pinggir jalan dengan biaya tambahan tinggi. Selain berisiko mendapatkan uang palsu, layanan semacam itu juga tidak terjamin keamanannya.


Untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan, masyarakat diimbau untuk melakukan penukaran uang hanya di lokasi resmi yang telah bekerja sama dengan Bank Indonesia, seperti Bank Sultra. Dengan demikian, masyarakat dapat memastikan bahwa uang yang diterima dalam kondisi asli, layak edar, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Sebagai bentuk pelayanan tambahan, Bank Sultra juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai cara membedakan uang asli dan palsu. Hal ini bertujuan agar masyarakat lebih waspada serta dapat mengenali ciri-ciri keaslian uang rupiah dengan metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang).


Penukaran uang baru telah menjadi tradisi tahunan yang dilakukan masyarakat Indonesia menjelang Hari Raya Idul Fitri. Selain sebagai simbol berbagi kebahagiaan, uang baru juga sering digunakan untuk angpao atau THR bagi anak-anak dan sanak saudara.


Bagi masyarakat Kendari yang belum sempat menukarkan uang, segera manfaatkan kesempatan ini sebelum layanan ditutup pada 25 Maret 2025. Pastikan telah melakukan pendaftaran di situs PINTAR BI, datang sesuai jadwal, dan menikmati layanan penukaran uang baru yang cepat dan terpercaya. 


Editor : Redaksi 

×
Berita Terbaru Update